30 September 2007

Tuhan Itu Laki-laki

0 komentar

Ternyata, tuhan itu laki-laki. Nggak percaya?tonton aja film Evan Almighty. Di sana di ceritakn tuhan cpek cpek sampai turun ke bumi dalam wujud laki-laki. Oiya, selain laki-laki, ternyata tuhan itu berkulit hitam dan berambut pendek.
saya nggak ngerti, kenapa bisa-bisanya sang sutradara menerjemahkan tuhan dalam wujud manusia. Kalaupun bisa, kenapa harus laki-laki? Kenapa harus kulit gelap? kenapa sudah tua? apakah karena dunia sudah sedemikian tuanya?
Dan, kenapa tuhan capek-capek harus turun ke bumi ? Apakah sudah tidak ada lagi makhluk ciptaannya yang bisa ditugaskan ke bumi?
dan, kenapa-kenapa yang lain..
Uhgh.. lelocun yang sangat garing.



22 September 2007

Ketika Manusia Menggugat Tuhan

1 komentar
Apa jadinya ketika Tuhan digugat di pengadilan?

Senator Amerika Gugat Tuhan

Boleh jadi Senator Ernie Chambers dari Negara Bagian Nebraska, Amerika Serikat, sudah gila. Ia mengajukan gugatan hukum kepada Tuhan atas bencana yang ia turunkan ke dunia.

Chambers menuding Tuhan dan para pengikutnya di seluruh dunia telah menyebabkan rasa takut, gelisah, teror, dan ketidakpastian sebagai upaya memaksa manusia mengikuti perintah-Nya. "Tuhan telah menyebabkan banjir, badai, gempa, dan tornado yang mengerikan," kata Senator yang sering mengkritik umat Kristen ini.

. . .


Aya aya wae...

09 Agustus 2007

Kalo bisa dipersulit, kenapa dipermudah?

0 komentar

ini tulisan saya di sini. sengaja ditulis lagi disini..curhat caritanamah

================================

Ingat slogan itu? Sependek pengetahuan saya, itu merupakan salah satu slogan iklan rokok yang slogannya suka aneh-aneh dan saya suka sama slogan-slogan mereka, walau saya nggak suka produknya. Memang Indonesia ini aneh, ketika ada yang bisa mempermudah, kenapa masih pake yang sulit. Dan sialnya hal ini saya alami sekarang. Juga temen sekelas yang lain. dan mungkin juga untuk lima tahun ke depan..hixhixhix

Ceritanya beberapa teman saya mau sidang akhir bulan ini. Kalau nggak salah tanggal 29 Agustus. agar bisa sidang, selain Tugas akhirnya sudah beres, mereka harus melengkapi syarat administrasi, kayak foto, fotokopi KTM dan transkrip nilai yang harus ditandatangani oelh dose pembimbing dan Ketua Jurusan. Nah teman saya itu, (sebenernya saya juga sih) dalam KHS yang biasa dikeluarkan BAAK tiap semesternya itu ada yang bernilai BL (Belum lengkap) atau masih kosong. Salahsatunya matakuliah Agama dan Fisika dasar. memang untuk kedua matakuliah itu semua teman sekelas saya sempat di-BL-kan sama dosennya. sampai sekarang saya nggak tahu kenapa sampai semuanya di BL kan.

Waktu semester satu saya nggak terlalu peduli dengan yang namanya BL atau kosong di KHS semesteran, toh di BAAK sudah ada nilainya, pikir saya waktu itu. Jadi, saya dan teman-teman nggak ada yang mempersoalkan formulir FNU-B yang entah di manaberada. Kan yang penting nilai sudah ada di BAAK? betul?

Tapi ternyata di situlah letak masalahnya. Waktu itu teman saya mau minta tanda tangan dosen PA untuk transkrip nilai. Dia sudah mempersiapkan semuanya, mulai dari KHS semester 1 sampai 8, sampai KHS yang dari BAAK yang memuat semua nilai selama kuliah. KHS yang besar ini memuat nilai yang sudah diperbaiki lewat FNUB. Waktu ketemu dosen PA, beliau menanyakan formulir FNU-B untuk nilai Agama dan Fisika Dasar. Di KHS yang kecil (yang dikeluarkan persemester itu) nilai Agama memang masih BL (atau kosong, saya lupa lagi), sementara di KHS yang besar nilainya sudah ada. Tentu saja temen saya bingung, lha yang ngurus FNU-B nya kan bukan dia, tapi dosen Agamaanya sendiri? lagian, waktu itu yang salah buka dari mahasiswa, tapi dosen yang telat ngasih nilai ke jurusan atau BAAK.

Untung untuk masalah kedua matakuliah itu katanya sudah ada jalan keluar. Katanya. Tapi bukan berarti masalah beres. Ternyata nilai KKN pun dipermasalahkan. Di KHS yag kecil, nilai KKN belum ada, sementara di yang besar sudah ada nilainya. Untuk KKN memang wajar, karena KHS yang kecil kan biasanya diprint sama BAAK akhir Juli, sementara KKN biasanya beres pertengahan Agustus, dan nilainya biasanya masuk akhir Agustus. Jadi nggak mungkin kan ada nilai KKn di KHS yang kecil?

Waktu temen saya ngurus nilai KKN ke LPM, malah petugas di sana yang kebingungan, karena nilai KKN yang telat itu memang wajar dan setiap tahun juga begitu. Tapi tetep, dosen saya bersikeras, agar ada keterangan dari dosen yang bersangkutan mengenai perubahan nilai itu. Yang saya bingung, dan mungkin ini aneh, kenapa KHS yang besar, yang notabene dikeluarkan BAAK juga dan nilainya sudah lengkap, nggak diakui sama beliau? Apa takut mahasiswanya melakukan kecurangan? hahaha

Yah, pokoknya siap-siap saja buat saya untuk susah, nanti kalau mau lulus, karena banyak nilai saya di KHS yang kecil yang kosong atau BL. Halah.... kalo bisa dipermudah, kenapa dipersulit? TANYA KE[MANA]? eh kenapa?

cacatan: buat bapak/ibu dosen, maap, inimah maap, kalo bisamah jangan ngasih nilai BL ke mahasiswanya, nantinya suka sulit ke depannyah..maap..maap

14 Juli 2007

[coba] instal Ubuntu

1 komentar
Akhir juni kemarin pesenan cd ubuntu saya akhirnya datang.
Karena kompie saya termasuk komputer "jaman baheula", maka saya ngga bisa nginstall ubuntu di kompie saya. Kebetulan salah satu sodara aya yang masih sma kelas 2 datang ke rumah. Waktu itu saya sedang main kompie di Slackware. Sodara saya itu penasaran dengan linux dan tanya macem-macem. Akhirnya saya kasih satu cd ubuntu buat dia, supaya bisa coba di rumahnya, dan rencananya besoknya saya mau nginstall ubuntu di rumahnya (sekalian saya pengen tahu gimana ubuntu itu hehe...)
Besoknya saya ke rumahnya. di sana saya nginstall dulu partition magic, supaya bisa nge partisi harddisknya. Setelah sukses nginstal partition magic, saya coba buat partisi di drive data. Ternyata error, dan se[ertinya harddisknya error. Akhirnya saya ngga jadi nginstal ubuntu di sodara saya itu.. tampak kekecewaan dari sodara saya itu. tapi da mau gimana lagi? harddisknya error..
Seminggu berikutnya, dalam rangka mengkampanyekan Ubuntu -selain pengen liat ubuntu yang sebenarnya hehe-- saya bawa cd ubuntu ke rumah sodara saya yang lain. Di sana ada laptop Vaio yang lemot karena virus dan komputer PC. Saya coba cd ubuntu di laptop, ternyata ngga jalan. (layarnya ngga keluar, kayak yang ga kuat gitu CMIIW). Akhirnya saya matikan laptopnya dan masukkan cd ubuntu ke PC di sebelahnya. Kebetulan ada sodara saya yang mau masuk smp.
Dia penasaran lihat komputernya yang berubah. "Ini teh linux tea?" katanya.
Saya bilang iya, ini ubuntu, salah satu distro linux. Lalu dia coba-coba maen di Ubuntu. Saya lihat dia sepertinya suka dengan Linux yang satu ini. Karena sudah sore saya pulang ke rumah. Sementara cd ubuntu saya tinggalkan di sana.
Besoknya, saya datang lagi ke rumah sodara, niatnya mau membasmi virus-virus yang berkeliaran di laptop. Sambil membersihkan laptop, saya coba jalanin lagi ubuntu di komputer PC.
Lalu Rafli, anak kecil itu, tanya lagi, "Ini Ubuntu yang kemarin kan? Pang instalkeun ah A?"
"Bener, serius mau nginstall?" tanya saya.
"Iya bener, da kata bapak juga boleh. Potong aja partisi di C," katanya semangat.
Yasu, saya balik ke rumah buat ngambil Partition Magic, lalu nginstall PM di PC. Beres nginstal, saya tanya lagi ke Rafli," bener mau motong partisi di C?"
"Iya, da kata bapa juga ngga apa-apa, asal data di D ngga ke hapus," katanya yakin.
Akhirnya saya potong juga Partisi C, walau dalam hati saya sedikit ragu, karena biasanya kalau motong partisi di C suka rada error.
Dan benar saja, waktu ngerestart, dan PM bekerja, ternyata timbul error. Lalu saya restart lagi, dan error masih ada juga. Akhirnya saya putuskan untuk instal ulang dulu XP nya.
Setelah beli cd XP (bajakan) di BEC, saya kembali ke rumah rafli, dan melanjutkan instal XP. Tapi, karena cd nya rusak, nginxtal XP ngga beres. Akhirnya saya coba nginstal Ubuntu dulu. Setelah masuk ke ubuntu LiveCD, saya coba install. Saya ikuti langkah-langkah nginstal di ubuntu. Ternyata mudah juga nginstallnya, tidak terlalu rumit (Walau masih lebih mudah Zenwalk haha).
Setelah sampai ke langkah ke tujuh -langkah terakhir- proses instalasi dimulai. Waktu instalasi baru mencapai 15%, komputer jadi diam. Saya ngga tahu apa sebabnya. Karena sepertinya nge-hang, saya putuskan di restart saja komputernya dan melanjutkan nginstal XP, walaupun waktu saya pulang ke rumah, proses instalasi belum juga beres. Saya ngga tahu sekarang komputer paman saya itu pake apa..
Akhirnya hari itu, saya berhasil merusakkan komputer sodara saya, dan gagal menginstal ubuntu. Huh sedihnya....

Kuatan

0 komentar
Ceritanya malam itu kami diajak main sama bima dan mau ke Parijs van Java, tepatnya ke Javana Cafe. Malam itu Bandung asa jadi bener-bener bandung, terasa sangat dingin. Saya saja yang pakai jaket tebal masih merasakan dinginnya bandung malam itu.

Banyak yang datang, dan banyak yang dibicarakan, mulai dari hal yang remeh temeh, sampai masalah isolapos ke depan. Pokoknya, rame dan menyenangkan. Dan tak terasa malam bertambah malam, dan tubuh semakin merasakan dinginnya malam itu.
Akhirnya setelah jam menunjukkan pukul 10 malam, kami semua turun dari cafe yang ada di lantai atas. Ternyata, walaupun hari semakin malam, masih banyak orang yang nongkrong di PvJ. Dari anak kecil sampai para lansia. ada yang sendirian --ditemani laptopnya--, ada juga yang datang rame-rame.
Banyak juga para Abg, yang sepertinya sedang pacaran (pacaran malam jumat? henna...). Dan, duh... pakaian mereka.... kebanyakan --kata ustadz saya mah-- model yukansi --u can see--. Hebat ....
Bagaimana nggak, sementara saya yang sudah pakai jaket tebal masih merasakan dinginnya malam itu (bahkan sampai sakit esoknya), mereka yang hanya memakai pakaian alakadarnya, masih bisa menikmati malam di PvJ.
Memang, generasi sekarang mah kuatan, tahan segala cuaca, dingin maupun panas haha....